Komisi Pemilihan Umum (KPU) batal memfasilitasi sosialisasi penyampampaian visi dan misi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (caawapres). Lembaga Penyelenggaraan Pemilu itu memberikan kepada pasangan calon (paslon) sudah menentukan dan waktunya sendiri, Gunanya untuk melakukan sosialisasi.
Merespons hal tersebut, capres-cawapres nomor urut 02 akan melaksanakan penyampaian visi-misinya dalam sebuah konvensi yang ditentukan.
Jelas Dan Akurat! Prabowo-Sandi Akan Membeberkan Visi-Misi Secara Langsung
“Nanti akan ada penyampaian visi misi capres-cawapres yang dilakukan oleh Pak Prabowo dan Pak Sandi. Tapi tanggal persisnya kapan dan tempatnya di mana saya belum tahu,” ucap Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Senin (07/01/2019).
Kemudian, Muzani mengungkapkan, pihaknya merasa harus ada konvensi yang digunakan untuk menyampaikan visi-misi capres dan cawapres. Lanjutnya, karena undang-undang menyatakan bahwa visi-misi tersebut merupakan visi-misinya capres dan cawapres sampai harus menyampaikan itu dengan secara langsung.
“Penyampaian langsung itu menjadi penting supaya masyarakat bisa menangkap secara keseluruhan emosi, semangat, termasuk latar belakang dari satu visi misi yang dikemukakan,” ujarnya.
Anggota Komisi I DPR tersebut mengungkapkan, hal ini juga hal terpenting untuk mengukur seberapa jauh kemampuan seseorang capres dan cawapres dalam merespons satu persoalan.
“Termasuk pilihan kata, pilihan kalimat itu menjadi penting supaya masyarakat luas tahu,” pungkasnya.
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dilihat dan dipertimbangkan membentuk kementerian baru khususnya menangani persoalan bencana alam kalau terpilih menjadi presiden. Pertimbangan ini disebutkan oleh Prabowo karena ada beberapa titik wilayah Indonesia rawan bencala alam.
Prabowo Memikirkan Pertimbangan Kementerian Baru Khususnya Bencana Alam
“Kita sedang berpikir ke arah situ (membentuk kementerian khusus menangani bencana alam), karena banyak negara yang punya badan khusus seperti itu. Saya kira kita sedang berpikir seperti itu, karena kawasan kita seperti ini (rawan bencana), jadi kita harus siap,” ucap Prabowo saat berkunjung ke tenda pengungsian korban tsunami, gempa, dan likuifaksi di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (8/1/2019) seperti dalam keterangan tertulis.
Kemudian, Prabowo mengatakan pemerintahan harus berpikir panjang untuk mempersiapkan sumber daya dan sarana yang sudah siap siaga untuk menghadapi bencana alam. Dia menginginkan proses pencegahan dan penanganan bencana akan berjalan dengan baik dan cepat.
“Kita tinggal di suatu kawasan yang harus siap menghadapi bencana. Karena itu, tentunya kita harus berpikir jauh ke depan,” sebut Prabowo.
“Kita harus menyiapkan sarana dan sumber daya kita supaya kita lebih siap menghadapi bencana dan bisa cepat membantu rakyat,” beber Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Meriahnya aksi korupsi program bantuan bencana alam yang dilaksanakan kepada para pejabat pemerintahan di Indonesia, menjadikan perhatian serius untuk Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto.
Di hadapan masyarakat korban selamat dari pasca bencana gempa,tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi maupun Donggala. Prabowo menyinggung kelakuan pejabat pemerintahan yang melaksanakan praktif korupsi bantuan terhadap bencana alam. Sedangkan, program-program-program itu ditujukan untuk membantu para masyarakat yang terkena musibah.
Meriahnya Aksi Korupsi Menjadi Pusat Perhatian Prabowo Subianto
“Kita harus waspada, kita juga sedih di beberapa tempat ketahuan ada saja yang korupsi bantuan untuk bencana. Saya tidak mengerti, ada saja kelakuan seperti itu disaat saudara saudara kita terkena musibah,” tutur Prabowo pada acara Temu Kader, Simpatisan dan Relawan dalam Kegiatan Prabowo Menyapa Masyarakat Sulawesi Tengah di Hotel Santika, Palu, seperti dikutip dari keterangan yang tertulis, Selasa (08/01/2019).
Banyaknya aksi praktik korupsi itu, Prabowo membeberkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai pekerjaan yang cukup berat. Sebab, dirinya dan Sandiaga Salahudin Uno mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berjuang bersama menyelamatkan negara dan bangsa Idonesia dan bersama-sama menciptakan pemerintahan yang bersih dan jauh dari praktik korupsi.
“Kita masih punya pekerjaan yang berat, kita harus selamatkan masa depan bangsa kita semua, kita harus memiliki pemerintah yang tidak korup. Ini panggilan untuk bangsa dan negara kita. Itu perjuangan saya, itu perjuangan kita semua” imbuh Prabowo.
“Negara kita sudah lama dikecewakan oleh elit-elit yang ada di Jakarta, Kita ingin negara kita tidak korupsi, kita harus selamatkan bangsa Indonesia. Dan saya berpandangan bahwa elit di jakarta sudah tidak bisa diharapkan lagi. Dan saya melihat rakyat sudah mengerti, sudah sadar, dan rakyat Indonesia tidak mau di bohongi lagi,” papar Prabowo menambahkan.
Diketahui, praktik korupsi penanganan bencana alam yang sering terjadi di berbagai sektor pemerintahan di Indonesia. Semacam kasus korupsi dana rehabilitasi pasca gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) guna pembangunan gedung SMP dan SD yang disertakan anggota DPRD, pihak kontraktor dan Kepala Dinas.
Bukan hanya itu, adanya pembangunan gedung shelter tsunami di daerah Pandeglang Banten yang total Rp 18miliar. Bahkan, ada juga yang baru merupakan Korupsi proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018 dalam proyek pengadaan pipa High Density Polyethylene (HDPE) di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.
Dahnil Anzhar Simanjuntak, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) mengatakan dukungan masyarakat terhadap capres-cawapres nomor urut 02 terus mengalir kencang bagaikan gelombang tsunami.
Berawal dari Dahnil membeberkan isi dalam pembahasan Prabowo dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika bertemu di kediaman SBT, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatab, Jumat (21/12/2018). Dia mengatakan, kini SBY menyebut atmosfer kemenangan ada di tangan kubu Prabowo-Sandi.
Dukungan Masyarakat Untuk Prabowo-Sandi Seperti Gelombang Tsunami
“Kemarin, ketika bertemu pak SBY, ini saya bocorkan. Pak SBY ngomongbegini, beliau sudah ikut dua kali kontestasi pilpres. Beliau sudah tahu atmosfer kemenangan seperti apa. Setelah 3 bulan beliau keliling, baca survei segala macam, beliau yakin atmosfer kemenangan saat ini itu ada di Pak Prabowo,” ucap Dahnil saat konferensi pers refleksi akhir tahun di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2018).
Bahkan, Dahnil mengaku merasakan hal yang sama dengan SBY. Bahwa, atmosfer kemenangan ada ditangan kubu pasangan nomor urut 02. Lanjutnya, dukungan masyarakat terus mengalir seperti gelombang tsunami yang terus membesar dan mengalir.
“Pak SBY bilang atmosfernya kemenangan Pak Prabowo Sandi. Dan itu kami rasakan. Asal Pak Prabowo-Sandi turun ke bawah, itu seperti gelombang tsunami, yang terus membesar,” katanya.
“Dukungan melalui sumbangan masyarakat, melalui atensi masyarakat, nggak pernah ada acara-acara yang dimobilisasi pakai sembako, pakai amplop, itu nggak ada,” sambungnya.
Lanjutnya, kini masyarakat menginginkan gelombang perubahan di pemerintahan. Bahkan Dahnil mengungkapkan, semakin Prabowo-Sandi banyak yang menuding, itu akan membuat keduanya mendapatkan dukungan besar dari masyarakat.
“Gelombang perubahan yang memang mau ditangkap masyarakat, gelombang ini semakin besar. Jadi mau difitnah seperti apa pun fitnah, fitnah ini justru semakin menunjukkan daya dorongnya semakin besar. Jadi silakan saja, terus fitnah, tapi kami yakin gelombang ini semakin besar dan dukungan kepada kami akan terus besar,” imbuh dia.
Bukan hanya itu, kini survei masyarakat lebih banyak yang memilih Prabowo. Karena, ,asyarakat meniliah pemerintahan saat ini gagal dipersoalan ekonomi.
“Di beberapa survei, masyarakat ada rasa ketakutan, karena ketika banyak survei mereka kira kalau survei itu dari pihak mana, mau korek-korek apa, ketika ditanya mau pilih siapa, mereka jawab Jokowi. Tapi teman-teman, apa yang terjadi waktu kita datangi, yang nanya itu orang-orang yang mereka percaya. Jadi kalau ditanya orang yang nggak kenal, dia jawab Jokowi. Tapi kalau yang tanya orang yang dia percaya, dia jawab saya pilih Prabowo,” pungkasnya.
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mensajikan 20 ribu kantong belanja alias goodybag untuk disebar ke pasar-pasar tradisional di tiga wilayah zona waktu di Indonesia.
Pasangan Prabowo-Sandi Mensajikan 20 Ribu goodybag Dan Disebar Ke Pasar Tradisional
Mohamad Taufik, Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan goodybag berbahan kertas itu. Nantinya akan ditukarkan terhadap para pedagang di pasar tradisional yang masih menggunakan kantong plastik. Sehingga untuk ke tahap awal ini ada tiga wilayah yang akan dituju yakni Pekanbaru, Jakarta dan Semarang.
“Kenapa Seknas memperhatikan ini karena menurut para ahli lingkungan, sampah plastik sangat sulit didaur ulang dan bahaya buat lingkungan,” ucap Taufik di kantor Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (6/1).
Kemudian, Taufik mengungkapkan mulai besok dengan menyertakan relawan, goodybag bergambar sosok Prabowo-Sandi disebar ke pasar-pasar. Bahkan ada seorang pria yang juga dikenal sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta mengatakan bahwa dalam satu pasar akan ada lima relawan yang bergerak.
Menurutnya, pasar tradisional dipilih sebab dilokasi itu merupakan salah satu tempat penghasil sampah plastk terbanyak untuk Daerah Jakarta saja. Bahkan dia mengatakan, saat ini mempunyai 153 pasar.
“Jadi kami pertama pasar tradisional. Karena yang kami lihat pasar tradisional, sedangkan mall-mall itu udah pakai paper bag. Jadi pertama ya pasar tradisional di tiga kota itu,” tutur pria yang pula dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD DKI tersebut.
Bukan hanya itu, Taufik mengatakan ada tiga wilayah itu yang dipilih untuk tahap awal karena melihat kesiapan relawan. Menurutnya, baru ada tiga wilayah yang lebih dulu siap untuk program goodybag ini. Lanjut Taufik, selain pasar pihaknya juga akan berjaga di dermaga menuju Pulau Seribu untuk penukaran goodybag.
“Kami akan tukarkan juga di dermaga penyebrangan dari Jakarta ke Pulau Seribu. Jadi Pulau Seribu ini sampah plastiknya sangat mengkhawatirkan. Makanya kami akan tukarkan orang yang membawa bawaan pake kantong plastik, pakai ini,” pungkas Taufik.
H Supian Suri, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Depok menjeleskan ada beberapa hal mengenai adanya ‘titipan’ mutasi yang terkena diusirnya dirinya kepada Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA) dari ruangan rapat paripurna.
“Sebelumnya ia (HTA,red) memang pernah mengusulkan beberapa nama untuk diangkat atau naik jabatan, namun setelah kami cermati yang bersangkutan tidak memungkinkan untuk menempati salah satu jabatan tersebut,” tutur Supian kepada Jurnal Depok, Kamis (3/12).
Supian menyatakan seluruh orang mempunyai keinginan dan harapan. Ungkapnya, namun, kalau keinginan da harapan itu tak dicapai teraktualisasi dirinya tak bisa melakukan apa-apa.
“Contoh ada salah satu yang diusulkan untuk menempati posisi tertentu, namun yang bersangkutan usianya telah melampaui itu. Kan kami juga sudah melakukan pemantauan kinerjanya seperti apa,” katanya.
Bukan hanya iu, ada juga yang dianjurlan menjadi kepala bidang.
Kepala BKPSDM Menjelaskan Adanya ‘Titipan’ Mutasi
“Tapi ada pertimbangan yang lain terkait kinerja. Sesungguhnya kami bersyukur adanya KASN, karena dapat hadir dan mengawal birokrat,” ungkapnya.
Dirinya menyadari peristiwa kemarin merupakan dinamika politik pemerintahan yang sedang berjalan.
“Saya sudah bertahan untuk tidak bangun dari tempat duduk, tapi beliau (HTA,red) terus meminta saya keluar ruangan. Saya sudah bilang, Pak Ketua jalan saya keluar, tapi dia tetap meminta saya keluar, saya menghargai ya sudah saya keluar. Saya datang ke DPRD karena diundang, kecuali saya enggak diundang,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa eksekutif memiliki ranah tersendiri dalam melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan.
“Selama profesional enggak bisa disalahkan siapa-siapa. Sialahkan saja usulkan siapa pun, asalkan sesuai aturan dan memenuhi kriteria,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Depok, HM Supariyono yang ikut menyaksikan pengusiran Supian menilai, seharusnya ada etika komunikasi antar lembaga.
“Ini memang agak kurang, harusnya hal-hal itu juga dapat diperhatikan, itu aja persoalannya. Selama ini kami lihat belum bagus komunikasinya, harusnya ada coffe morning atau apalah, kan itu bisa mencairkan suasana,” ungkapnya.
Dirinya malas berkomentar mengenai kegiatan rotasi, promosi dan mutasi jabatan akhir tahun 2019. Sebab, dia tersadar bahwa hal tersebut adalah hal prerogatif dari walikota.
“Kalau di lembaga DPRD memang sebaiknya dikomunikasikan dengan pimpinan DPRD. Mungkin Ketua DPRD merasa kaget karena tiba-tiba ada orang baru di rumahnya, kalau denger dari pernyataan ketua sepertinya tidak ada (koordinasi,red),” jelasnya.
Lain hal nya yang disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Depok, Hafid Nasir. Ia menilai, diusirnya Supian dari ruang paripurna menunjukkan bukti arogansi Ketua DPRD Depok.
“Mutasi dan rotasi di pemerintahan adalah hal yang wajar untuk penyegaran di jajaran ASN, termasuk agar pemerintah bisa optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Usulan dari DPRD kepada ASN yang akan dirotasi sah-sah saja, namun kebijakan ada di eksekutif,” pungkasnya Rahmat Tarmuji.
Debat Capres dan cawapres pada Pilpres 2019 yang pertama akan diadakan pada 17 Januari 2019.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mempersiapkan seluruhnya untuk debat Pilpres 2019.
Untuk mempersiapkan dan mematangkan debat itu Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan berkumpul di kediaman Presiden ke-6 Ro , Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
“Benar, sebelum debat berkumpul di rumah Pak SBY untuk persiapan dan penjabaran visi misi,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, sesaat lalu (Kamis, 3/1).
Dari undangan yang ada dan beredar, timses Prabowo-Sandiaga memiliki rencana untuk berkumpul dikediaman pribadi SBY, Jumat (4/1/2019) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Undangan tersebut tertanda Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dslm menyambut tahun baru memilih untuk mengadakan doa bersama di kediamannya sejumlah kaum difabel dan yatim , Di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/1/2019).
Jemaah Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (1/1/2018). Acara tersebut dikejutkan dengan kehadiran Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Setelah acara muhasabah selesai, Mantan Komandan Jendral Kopassus terlihat memasuki masjid dengan para pengawal ketat.
Menyambut Malam Pergantian Tahun Prabowo Mengadakan Acara Bersama Anak Yatim Dan Difabel
Prabowo yang memakai kemeja biru dan peci hitam tiba di lokasi pada Selasa (1/1/2019) sekitar 00.23 WIB. Saat itu sebagian jamaah yang mengikuti acara Muhasabah sudah mulai meninggalkan masjid.
Begitu tiba, jamaah yang berada di dalam masjid langsung berebut untuk bersalaman dan berfoto. Teriakan Presiden Indonesia dan takbir menyambut kedatangan mantan Pangkostrad tersebut.
Prabowo tidak lama berada di dalam masjid. Kurang dari lima menit, ia kemudian meninggalkan lokasi setelah menyapa para jamaah dan pencemarah.
Ia tak banyak memberikan keterangan kepada awak media, saat ditanya mengenai harapan di tahun 2019, Ketua Umum Partai Gerindra itu hanya menjawab singkat.
Acara Muhasabah di Masjid At-Taqwa juga menghadiri cawapres Prabowo, Sandiaga Uno. Namun, Sandi terlebih dahulu meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.00 WIB.
“Mudah-mudahan semua dapat kebaikan ya,” Kata Prabowo Subianto sebelum meninggalkan lokasi.
Sudirman Said Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memberi saran kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memberitahukan secara langsung acara debat calon presiden dan calon wakil presiden. Strategi debat capres-cawapres akan berlangsung lima kali.
Sudirman menyarankan KPU bekerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menetapkan seluruh stasiun televisi nasional menggunakan menyiarkan langsung acara debat, frekuensi publik tersebut.
BPN Prabowo Menyarankan KPU Agar Menyiarkan Secara Langsung Debat Capres-Cawapres
“Negara ini sangat luas, kami ingin saudara kita yang ada di pelosok Tanah Air memperoleh informasi objektif terkait pasangan calon,” ucap Sudirman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.
Sudirman Said menilai seluruh stasiun televisi yang memakai frekuensi publik harus menyiarkan secara langsung seluruh debat paslon. Menurutnya, rakyat harus tahu lebih baik dalam mengenai apa yang akan dilaksanakan oleh pasangan calon kalau terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
“Pasangan calon presiden dan wakil presiden menyampaikan langsung gagasannya sangat penting diketahui masyarakat. Sehingga masyarakat tahu bahwa paslon tersebut paham betul bagaimana cara membawa bangsa yang besar ini ke depannya,” tuturnya.
Sekitar empat ribu simpatisan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hadir di rumah juang Prabowo-Sandi di Jl Lanto dg Pasewang, Kelurahan Empoang, Kabupaten Jeneponto, Selasa (25/12/2018).
Dihadiri Empat Ribu Simpatisan Rumah Juang Prabowo-Sandi Di Jeneponto
Hal tersebut diucap oleh caleg DPRD Sulawesi Selatan dari Partai Gerindra yang bernama Vonny Ameliani, Selasa (25/12/2018).
“Saya perkirakan simpatisan yang akan datang sekitar empat sampai lima ribuan yang akan berkumpul di rumah juang ini, sebab acara kita ini adalah acara terbuka untuk umum” ucap Vonny
“Karena simpatisan dari bangkala barat, bangkala sampai binamu akan berpusat dirumah juang ini,” jalasnya.
Bahkan menurut Vonny, Sandiaga Uno akan mengukuhkan empat tim pemenangan Prabowo-Sandi di Jeneponto dan meresmikan rumah juang di Jeneponto.
“Bang sandi akan meresmikan rumah juang, dan akan meresmikan tim relawan Garda Padi, Daster Padi, Srikandi Padi dan Simvoni padi,” tutur Vonny
Bukan hanya itu, mantan wakil gubernur DKI Jakarta saat meresmikan rumah juang akan bertemu dengan sekelompok nelayan, petani garam dan tani di posko Koppasandi di Jl Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.