Prabowo-Sandi Memanaskan Mesin , Menjelang Debat Kedua

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti debat kedua Pemilu Presiden 2019 mendatang. Debat kedua yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Pada 17 Februari 2019.

Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumpulkan sejumlah para pakar untuk berdiskusi sebelum debat dilaksanakan pada 17 Februari mendatang.

Prabowo-Sandi Memanaskan Mesin , Menjelang Debat Kedua
Prabowo-Sandi Memanaskan Mesin , Menjelang Debat Kedua

“Ya, khususnya dari bidang SDA (Sumber Daya Alam) adaPpak Kwiek Kian Gie, tentunya ada juga Sudirman Said mantan menteri ESDM, pakar lingkungan hidup, ada juga ahli-ahli sawit,” ucap Sandi di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (24/01/2019).

Kemudian,Sandi menyampaikan bahwa apa akan disampaikan Prabowo dalam debat tak akan jauh dari buku Paradoks Indonesia. Persoalan infrastuktur, lingkungan, sumber daya alam,

Sandi mengatakan bahwa apa yang akan disampaikan Prabowo dalam debat tidak akan jauh dari buku Paradoks Indonesia.

Tema yang akan diangkat didalam debat kedua yaitu dengan pengetahuan dalam mengatasi permasalahan dalam bidang energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

“Tadi kita baca mengenai pangan, energi, Infrastruktur, dan lingkungan hidup. Ini semuanya sudah diangkat dalam buku paradoks Indonesia, mengenai diagnosanya,” tutur mantan gubenur dki jakarta itu.

Sandi menyampaikan untuk solusi yang akan disampaikan oleh Prabowo Subianto dalam debat yaitu supaya persoalan energi dan pangan tak keluar dari pasal 33 UUD 1945.

“Karena isu-isu ini adalah isu yang memang sangat difokuskan dijawab dengan ekonomi konstitusi yaitu ekonomi yang berbasis pada pasal 33,” paparnya.

Bukan hanya itu, Sandi pun mengatakan sejumlah program. Sebagai sudah bagian dari visi dan misi Prabowo-Sandi yang akan disampaikan dalam debat kedua nanti.

Sebelumnya, dalam pertemuannya dengan Prabowo itu Sandi di dampingi oleh sejumlah Badan Pemenangan Nasional (BPN). Diantaranya Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.

via Prabowo-Sandi Memanaskan Mesin , Menjelang Debat Kedua

credit by #913

Menjanjikan Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Capres Petahana Melakukan Manuver Politik

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengungkapkan capres patahana sudah melakukan manuver politik ingin jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Bahkan, dengan menjanjikan pembebasan Abu Bakar Baasyir dari Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Kemudian, Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, usaha yang sudah dilakukan oleh capres petahana saat ini menimbulkan kegemparan politik maupun adanya ketidakpastian hukum kepada Abu Bakar  Baasyir.

Menjanjikan Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Capres Petahana Melakukan Manuver Politik
Menjanjikan Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Capres Petahana Melakukan Manuver Politik

Sambungnya, Abu Bakar Baasyir sudah bisa mendapatkan haknya untuk bebas bersyarat, pada 13 Desember 2018. Tetapi, dijanjikan bebas tanpa syarat kepada presiden saat ini melalui Penasihat Hukumnya, Yusril Ihza Mahendra dari beberapa waktu silam, di Lapas Gunung Sindur, Bogor.

“Ini masalahnya sangat jelas. Ini adalah upaya yang dilakukan Presiden untuk melakukan manuver politik yang bisa menimbulkan implikasi hukum, karena ini tidak hanya menyangkut masalah nasional saja, tapi juga Internasional,” bebernya, Rabu (23/01/19).

Politisi Partai Gerindra itu berjanji kepada keluarga dan kuasa hukum Abu Bakar Baasyir akan melakukan dan menjalankan fungsi DPR sebagai Lembaga Pengawas di bidang penegakkan hukum supaya tak ada diskriminasi kepada Abu Bakar Baasyir kepada oleh pemerintah.

“Prinsipnya kami ingin ada keadilan dan DPR juga kan memiliki fungsi untuk melakukan pengawasan agar tidak ada diskriminasi,” paparnya.

Sambungnya, DPR akan mendorong pemerintah supaya lebih bertanggungjawab sepenuhnya atas batalnya pembebasan Abu Bakar Baasyir dari Lapas Gunung Sindur, Bogor.

“Tentunya hal ini harus ada yang bertanggungjawab. Karena masalah ini sudah menyita perhatian publik, kami akan selesaikan secepatnya,” tutupnya.

via Menjanjikan Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Capres Petahana Melakukan Manuver Politik

credit by #913

Sandiaga Uno Bersafari Menggunakan Helikopter

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno akan kunjungan safari ke  Kota Jambi pada, Jumat (25/01/19) akan datang.

Kehadiran Sandiaga dan dihadirin langsung oleh para calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Gerindra, Murady Darmansyah.

DPR RI Partai Gerindra, Murady Darmansyah mengungkapkan akan mengatur kunjungan safari cawapres 02 itu selama berada di Jambi.

“Banyak yang mengaku sudah mengantongi izin dan sudah ada yang menetapkan tanggal kedatangan. ” ucapnya.

Sandiaga Uno Bersafari Menggunakan Helikopter
Sandiaga Uno Bersafari Menggunakan Helikopter

Kemudian, Murady menutuekan sudah lama diminta supaya bisa mengurus semua rancangan kunjungan Sandiaga ke Jambi. Namun, dirinya masih menginginkan dan memastikan agenda yang tepat tidak sipang siur.

“Setelah dialog berulang-ulang, saya dipanggil ke Jakarta untuk menyiapkan kunjungan ini kemarin,” ucapnya.

Sambung DPR RI Partai Gerindra itu, kunjungan safari Sandiaga Uno akan difokuskan dan diutamakan di Kota Jambi.

Tak hanya di Kota Jambi adapun ke daerah lainnya. Meskipun kunjungan awalnya yaitu Kerinci yang termasuk salah satu daerah yang akan dikunjungi oleh Cawapres 02 itu.

“Awalnya ada rencananya ke Kerinci. Kita rencanakan terbang menggunakan helikopter, tapi mengingat cuaca, maka agenda hanya di Jambi,” pungkasnya.

via Sandiaga Uno Bersafari Menggunakan Helikopter

credit by #913

Pesan Sandiaga Uno Kepada Ribuan Milenial Sumenep

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mengatakan para  milenial Sumenep, Jawa Timur harus menggerakkan ekonomi daerahnya. Menurut Sandaga memilik banyak potensi.

Pesan Sandiaga Uno Kepada Ribuan Milenial Sumenep
Pesan Sandiaga Uno Kepada Ribuan Milenial Sumenep

Bahkan, kuliner, reliji, kuliner sampai sinar matahari yang melimpah dan bisa dioleh menjadi energi surya.

Hal ini dinyatakan oleh cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno ketika mengadakan acara Temu Milenials di Sumenep, Jawa Timur bersama Bang Sandiaga Uno bertajuk Para Peluang Usaha apa yang cocok untuk Generasi Millenial di Gedung Nasional Indonesia, Jalan Dr Sutomo, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madur, pada Senin (21/01/2019).

“Milenial adalah bonus demografi yang bisa membuat berkah untuk Indonesia. Ini merupakankeluatan ekonomi baru. Kekuatan yang bisa membuat iri negara lain. Makanya kita haris jadi pemain, jangan jadi penonton,” tutur Sandiaga Salahuddin Uno.

Kemudian, Sandi mengatakan, apa usaha yang paling cocok untuk generasi melenials daerah Sumenep merupakan menampakan potensi yang ada disekitar. Potensi derahnya sendiri, pariwisata potensi Madura yang sangat besar.

Bahkan, banyak pulau yang bisa dibuat sebagai kunjungan rekreasi dan daerah-daerah yang bisa dibuat instagramable.

“Yang mengerti milenials adalah milenials itu sendiri.Ada empat hal yang harus dimiliki para milenial untuk memulai usahanya, yakni preperation, speed, endurance dan teamwork. Jika sudah menentukan menjalankan isaha yang akan dikerjakannya setelah melakukan observasi potensi yang dimiliki daerahnya,” imbuh Sandi.

Lanjut, Sandi memberikan contoh, penyandang disabilitas yang beranama Ayub yang memiliki usaha percetakan kaos dan printing dengan merk dagang Yubisel di daerah Sumenep dengan segala keterbatasannya sudah memulai usaha.

“Ayub adalah contoh milenials yang ingin menjadi pemain. Tidak tinggal diam. Milenials yang sudah berfikir menciptakan lapangan kerja, bulan mencari kerja,” tutur Sandi sambil menepuk bahu Ayub.

via Pesan Sandiaga Uno Kepada Ribuan Milenial Sumenep

credit by #913

Haris Azhar: Sangat Disayangkan Debat Pilpres Tidak Membahas HAM

Direktur Lokataru Koundation, Haris Azhar menyayangkan tak munculnya pembahasan mengenai kasus penyerangan Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ketika dalam debat Perdana Pilpres 2019. Bahkan, menurutnya kedua paslon mempunyai persoalan mengenai HAM masing-masing maka tidak berani ‘menyerang’ lawannya.

“Ya itu kan dari lama sudah saya bilang, dua-duanya ini tersandera oleh problem HAM-nya masing-masing. Dia nggak mau nanya problem Novel ke Jokowi karena itu problemnya Jokowi kan?” ucap Haris di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (20/01/19).

Prabowo yang dianggap takut kalau kasus Novel yang dianggap malah membuat dia diserang balik dengan isu HAM. Semacam kasus orang hilang pada tahun 1998.

Haris Azhar: Sangat Disayangkan Debat Pilpres Tidak Membahas HAM
Haris Azhar: Sangat Disayangkan Debat Pilpres Tidak Membahas HAM

Menurut Haris, saling serang atas isu HAM dan kelemahan masing-masing itu menjadikan buruknya kualitas di dalam debat Pilpres 2019. Terlihat dari keduanya berusaha untuk mencari aman.

Terkait dengan kasus dugaan pelanggaran HAM, Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menegaskan Prabowo tidak pernah melakukan pelanggaran HAM. Mengenai penculikan, Danjen Kopassus itu Cuma mengikuti perintah atasannya saja.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian merespons rekomendasi Komnas HAM membentuk tim gabungan untuk menuntaskan kasus Novel Baswedan. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu disiram air keras oleh orang yang tidak dikenal dikenal pada 11 April 2017 silam.

Selain para perwira tinggi Polri, dilibatkan juga sejumlah tokoh, seperti Mantan komisioner KPK Indriyanto Seno Adji, Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo, dan mantan Komisioner Komnas HAM Nur Kholis serta Ifdhal Kasim. Mereka menjadi tim pakar.

via Haris Azhar: Sangat Disayangkan Debat Pilpres Tidak Membahas HAM

credit by #913

Saat Debat Perdana Pilpres, Jokowi Nampak Gugup Dan Berbelit Saat Menjawab Pertanyaan

Kubu petahana cenderung lebih menyerang dalam acara Debat Capres-cawapres perdana, Kamis (17/01/19) mala. Petahana berkali-kali berbicara dengan nada yang tegas untuk menjunjukkan ketidaksetujuannya kepada komentar Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Bahkan, kubu petahana ofensif terhadap Prabowo dengan isu dan kasus tertentu. Kemudian, dengan mengkaitkan  dengan aspek hukum. Salah satunya saat mantan wali kota Solo itu menyinyir isu hoaks Ratna Sarumpaet. Capres petahana sempat ofensif Prabowo mengenai keterwakilan perempuan dan caleg napi koruptor di Partai.

Pakar bahasa tubut berbasis sains, Monica Kumalasari juga menyetujui kubu peahana tambil dengan tak biasa, lebih terlihat tegas melewati verbal dan gesturnya. Sementara, berbanding terbalik dengan penampilan Prabowo terlihat lebih tenang, kalem. Namun, satu dua momen mantan danjen kopassus itu menunjukkan sisi emosioalnya.

Kemudian, Pengamat politik Universitas Padjadjaran, Firman Manan mencoba untuk memaklumi penampilan capres petahana tak seperti biasanya. Capres petahana itu dinilai lebih menyerang, bahkan, terlihat lebih agresif dibandingkan Prabowo Subianto yang merupakan capres penantang.

Maka, Firman optimis yang dilihat oleh Prabowo bukan hanya hasil buah pikir Capres petahana ketika debat berlangsung. Dia memprediksi serangan-serangan dari kubu petahana memang sudah disiapkan oleh tim kubu petahana.

“Tentu saja debat sekelas debat capres-cawapres tentu disiapkan dengan matang. Ada simulasi, coaching. Saya sulit membayangkan, dalam debat, para kandidat dibiarkan begitu saja improvisasi,” ungkap Firman, Jumat (18/01/19).

Saat Debat Perdana Pilpres, Jokowi Nampak Gugup Dan Berbelit Saat Menjawab Pertanyaan
Saat Debat Perdana Pilpres, Jokowi Nampak Gugup Dan Berbelit Saat Menjawab Pertanyaan

Menurut Firman, secara wajar kalau publik tak mengira capres kubu petahana akan begitu agresif. Terlebih, capres petahana merupakan yang notabane lebih suka yang preventif.

Maka, kekurangan dari capres petahana itu tidak menjawab inti dari pertanyaan Prabowo Subianto. Capres petahana hanya menanggapi pertanyaan yang diberikan oleh Prabowo dengan mengeluarkan serangan balik. Hal tersebut diberikan oleh pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullahm Jakarta, Adil Prayitno.

“Dia (Jokowi) menyerang balik dengan kasus Ratna Sarumpaet tanpa menjawab apa yang ditanyakan Prabowo. Hal itu juga dilakukan saat menanggapi ASN yang mendukung salah satu paslon,” ucap Adi. menurut Adi, Prabowo seolah berusaha tidak terpancing. Adi menyebut hal itu merupakan nilai positif dari Prabowo dalam debat semalam.

Menurutnya, Prabowo terlihat lebih tenang dan terbiasa berdepat di tempat terbuka. Adi melihat hal itu dari gestur Prabowo Subianto yang tidak tercampur oleh serangan-serangan capres petahana.

via Saat Debat Perdana Pilpres, Jokowi Nampak Gugup Dan Berbelit Saat Menjawab Pertanyaan

credit by #913

Pertanggung Jawab Kerusuhan 1998 Ternyata Di Kubu Petahana

Natalius Pigai, Mantan Komisioner Komnas HAM menyebut, hasil penyelidikan Komisi Nasional (Komnas)  Hak Asasi Manusia (HAM) terlibat kasus pelanggaran HAM ketika peristiwa kerusuhan pada tahun 1998 menyatakan bahwa Prabowo Subianto bukanlah pelaku.

“Hasil penyelidikan tidak menyatakan tegas bahwa Prabowo pelaku. Prabowo itu saksi, bukan pelaku dan juga bukan saksi pelaku,” imbuh Pigai di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

Kemudian, Pigai mengungkapkan Prabowo tak terbukti terkait dalam kejadian kemanusiaan pada tahun 1998. Tragedi kerusuhan yang terjadi saat itu. Dia mengatakan tidak semuanya diarahkan sebagai kesalahan satuan dalam sebuah angkatan di militer.

Pertanggung Jawab Kerusuhan 1998 Ternyata Di Kubu Petahana
Pertanggung Jawab Kerusuhan 1998 Ternyata Di Kubu Petahana

“Karena huru-hara peristiwa 1998 itu bukan hanya di lokalisir pada tugas dan kewenangan satu kesatuan angkatan saja. Huru-hara peristiwa tersebut adalah huru-hara nasional,” imbuh Pigai.

Sambung Mantan Komisioner Komnas Ham menyebut, peraturan-perundangan yang berlaku tanggung jawab ketahanan jika hal itu berada pada awal dari pimpinan pertahanan nasional.

“Nah, pimpinan keamanan dan pertahanan nasional itu Angkatan Bersejata RI. Itu Wiranto. Commander responsibilities peristiwa 1998 adalah Wiranto sesuai dengan hukum HAM internasional dan hukum HAM nasional Undang-Undang Nomor 26 tahun 2000,” pungkas Pigai.

Akhir akhir ini Wiranto disebut sebagai seorang yang bertanggung jawab di balik kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Belakangan ini beritanya sudah beredar tentang surat penangkapan Wiranto dari pihak PBB yang mengenasi kasus 1998.

Saat ini, Pigai turut menuding pemerintah tidak ingin menyelidik kasus itu sebab orang-orang di pemerintahan kubu petahana saat ini merupakan orang-orang yang melakukan pelanggaran. Maka, Prabowo hanya kambing hitam dalam kasus tersebut.

via Pertanggung Jawab Kerusuhan 1998 Ternyata Di Kubu Petahana

credit by #913

Pidato Kebangsaan Prabowo Sangat Berlian Dan Dahsyat

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini mengatakan Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto yang diselenggarakan di JCC Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/01/2019).

Menurut nya, Prabowo sudah menyampaikan visi dan misi arah pembangunan Indonesia dan target-targetnya yang secara komprehensif dan detail untuk kebaikan rakyat, negara dan bangsa dalam waktu yang cukup.

Pidato Kebangsaan Prabowo Sangat Berlian Dan Dahsyat
Pidato Kebangsaan Prabowo Sangat Berlian Dan Dahsyat

“Pidato Prabowo sangat dahsyat, mampu mengurai permasalahan bangsa yang riil dan dirasakan rakyat secara runtun dan sistematis berikut tawaran solusinya yang komprehensif. Ini menunjukkan kapasitas seorang pemimpin yang bukan saja punya kemampuan orasi tapi juga narasi yang jelas,” tutur Jazuli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1).

Anggota Komisi I DPR itu mengatakan, apa yang disampaikan oleh Prabowo itu sesuai dengan apa yang dirasakan masyarakat.

Hal itu juga sejalan dengan keinginan dan harapan rakyat, seperti halnya sulitnya ekonomi rakyat, harga kebutuhan pokok yang mahal, ketergantungan impor pangan dan energi, hutang yang melonjak, lapangan perkerjaan yang sulit dan lain sebagainya.

“Apa yang disampaikan Pak Prabowo menyentuh kebutuhan rakyat. Ini yang diharapkan dari seorang pemimpin,” ucapnya.

Menurutnya, Prabowo mengerti dan paham kebutuhan rakyatnya maupun mampu memberikan pandangan peta jalan bagaimana bangsa ini menjadi besar ke depan, tidak tergantung terhadap asing dan mencapai swasembada pangan dan energi.

“Sehingga rakyat berdikari secara ekonomi dan sejahtera,” imbuh Jazuli.

Kemudian, Legislator dapil Banten itu juga mengungkapkan visi Prabowo-Sandi menegaskan Indonesia menang. Merupakan antitesis dari keadaan kepemimpinan bangsa untuk saat ini yang nyatanya masih jauh dari harapan dan keinginan dalam mewujudakan kemandirian bangsa.

“Ini yang akan diperjuangkan oleh Prabowo-Sandi agar rakyat bangga sebagai bangsa Indonesia karena berdikari mandiri secara ekonomi, politik, dan kepribadian bangsa. Inilah wujud dari Indonesia Menang,” tutup Jazuli.

via Pidato Kebangsaan Prabowo Sangat Berlian Dan Dahsyat

credit by #913

Dibanjiri Masyarakat, Prabowo Menyambut Diacara Pemaparan Visi Dan Misi

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, menghadiri acara menghadiri pemaparan visi dan misi Pidato Kebangsaan yang diadakan di Jakarta Convention Center , pada pukul 19.20 WIB, senin, (14/01/19). Dia hadir mengenakan pakaian jas hitam dan peci hitam.

Ketika Prabowo dan sejumlah tokoh-tokoh Indonesia memasuki  ruangan Jakarta Convention Center disambut meriah oleh masyarakat yang memenuhi acara tersebut. Bahkan tamu yang hadir mencapai ribuan masyarakat memiliki antusias yang sangat besar untuk hadir dan memeriahkan acara tersebut.

Masyarakat yang hadir mengenakan pakaian khas capres-cawapres nomor urut 02 itu yaitu baju biru dan celana krem adapun yang mengenakan baju putih celana krem.

Capres nomor urut 02 itu hadir besama Cawapres Sandiaga Uno, Istri Sandiaga Uno Nur Asia Uno, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono,  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebelum Prabowo naik keatas podium, dia disambut oleh yel-yel yang meriah oleh tamu hadirin diacara tersebut. Yang dipimpin oleh Hj.Miing dan Bung Mustofa.

“ Ada Prabowo ada Sandiaga ada adil makmur untuk Indonesia” tamu hadirin.

Dibanjiri Masyarakat, Prabowo Menyambut Diacara Pemaparan Visi Dan Misi
Dibanjiri Masyarakat, Prabowo Menyambut Diacara Pemaparan Visi Dan Misi

Prabowo naik keatas podium dan didampingi oleh cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno untuk memberikan sambutan dan menyampaikan visi dan misi

Kemudian Prabowo-Sandi disambut oleh lagu wajib nasional Indonesia Raya dan turut menyanyikan bersama.

Sambutan pembuka Prabowo Subianto

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera,

Syaloom,

Om Swastiastu,

Namo Buddhaya.

Selamat malam, yang saya hormati:

Tokoh-tokoh bangsa yang hadir pada malam ini,

Presiden ke 6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono

Prof. Dr. Amien Rais

Dr. Zulkifli Hasan

Dr. Salim Segaf Al-Jufri

Dr. Mohamad Sohibul Iman

Pimpinan partai-partai politik pendukung saya

Anggota DPR RI dan DPRD RI, para pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir di ruangan ini

Para duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat

dan saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air, di manapun engkau berada pada malam hari ini.

Ketum Gerindra itu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir. Antusias masyarakat Indonesia sangat besar

“Terima kasih atas kedatangan para pendukung yang telah hadir pada malam hari ini” ucap Prabowo sambil melambaikan tangannya.

via Dibanjiri Masyarakat, Prabowo Menyambut Diacara Pemaparan Visi Dan Misi

credit by #913

Tim Prabowo Ingin TGPF Memeriksa Kasus Novel Secara Independen

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo- Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mengklaim bahwa publik Mengharapkan dibuatnya tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk memeriksa kasus Novel Baswedan secara independen. Namun, tim nantinya tak di bawah kepolisian semacam yang baru saja dibuat oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

“Yang jelas desakan masyarakat sipil sejak awal, penanganan penyerangan terhadap novel itu melalui TGPF independen, bukan di bawah pihak kepolisian,” ucap Dahnil saat dihubungi, Jumat (11/01/2019).

Dahnil mengatakan, harapan publik ada TGPF Independen karena sudah tidak percaya oleh kepolisian dapat menyatakan pelaku penyiram air keras kepada Novel. Bahkan sampai saat ini, tidak ada solusinya yang mampu memuaskan oleh banyak pihak.

“Karena sejak awal kan ada distrust terhadap penanganan kasus ini. itu juga kan yang berulang kali disampaikan Mas Novel dan kawan-kawan,” ungkap Dahnil.

Walaupun begitu, Dahnil menyatakan kubu Prabowo-Sandi berprasangka baik mengenai pembuatan TGPF. Dia tak mempunyai keinginan menyebut tim itu dibuat dalam rangka membantu capres petahana lawan untuk menghadapi debat Pilpres.

Diketahui, KPU menghelat debat Pilpres pertama bertajuk HAM, Korupsi, Terorisme dan Hukum yang diselenggarakan pada 17 Januari mendatang. Sementara itu, TGPF baru dibuat pada 8 Januari silam.

Tim Prabowo Ingin TGPF Memeriksa Kasus Novel Secara Independen
Tim Prabowo Ingin TGPF Memeriksa Kasus Novel Secara Independen

“Kami sih berprasangka baik saja, berprasangka baik, bukan dipersiapkan untuk menjawab pertanyaan jelang debat,” tutur Dahnil.

Dahnil beranggapan pihaknya positif juga sebab kepolisian sudah bergerak memeriksa kasus Novel sejak lama. Jika pelaku belum ditemukan, Dahnil tetap menganggap kepolisian sudah menjalankan tugasnya dengan giat untuk mengklaim kasus Novel.

“Secara pribadi saya tidak dalam posisi menempatkan kasus ini sebagai komoditi politik ya,” imbuh Dahnil.

Kapolri Jendera Pol Tito Karnavian membuat khususnya TGPF untuk mengklaim kasus kekerasan yang terjadi pada penyidik KPK Novel Baswedan. Surat tugas ditandatangani oleh Tito pada 8 Januari silam.

Pertimbangan Tito membentuk TGPF yaitu dalam kegiatan menindaklanjuti rekomendasi Tim Pemantauan Proses Hukum Novel Baswedan yang dibuat oleh Komnas HAM. TGPF juga dibuat dalam kegiatan menjalankan tugas penyelidikan dan penyidikan tindak pidana secara bersama sama.

TGPF sendiri terdiri atas 65 anggota. Tito termasuk dalam tim. Dia menjabat sebagai penanggung jawab tim. Sebagian besar anggota TGPF merupakan anggota kepolisian dari berbagai satuan.

Ada beberapa nama yang tak termasuk anggota kepolisian. Mereka antara lain Direktur Setara Institute Hendardi, eks Komisioner Komnas HAM Nur Kholis dan Ifdhal Kasim, peneliti LIPI Hermawan Sulistyo, pakar hukum Amzulian Rivai, serta eks komisioner Kompolnas Poengky Indarti.

via Tim Prabowo Ingin TGPF Memeriksa Kasus Novel Secara Independen

credit by #913