Cerita Fahri Hamzah Soal Prabowo, Fahri: Pendirian Prabowo Tetap Sama

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Tahu siapa saja orang-orang yang mendukungnya. Menurut Capres 02 itu, tidak penah lupa akan hal tersebut.

“Rasanya ini adalah tentang yang asli dan yang palsu, karena Pak Prabowo ini masalahnya terlalu tahu siapa-siapa, dan mohon maaf calon di sebelah sana tidak tahu siapa-siapa. Jadi ini kucing, seperti kucing yang dikelilingi serigala. Saya melihat sehari-hari ini dia sering enggak kenal itu. Siapa yang datang mendukung dia, orang-orang dari masa lalu ditutuplah kisah dan riwayatnya,” papar Fahri dalam suatu acara saat di Restoran Al Jazzeerah Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu 3 Maret 2019.

Wakil Ketua DPR itu menilai, banyak orang-orang yang mencari kepentingan pribadinya di balik pemerintahan petahana saat ini. Hal ini berbanding terbalik dengan yang ada di sekitar Prabowo Subianto.

“Sementara Alhamdullilah di sekitar Pak Prabowo makin hari makin terungkap siapa dia sebenarnya, keasliannya, niatnya, kebersihannya, hatinya tentang bagaimana dia dikhianati dan disingkarkan dari waktu ke waktu. Karena cerita-ceritanya ingin membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.

Cerita Fahri Hamzah Soal Prabowo, Fahri: Pendirian Prabowo Tetap Sama
Cerita Fahri Hamzah Soal Prabowo, Fahri: Pendirian Prabowo Tetap Sama

Kemudian, Fahri Hamzah juga mengaku sudah dari kuliah kenal dengan Prabowo Subianto. Dia menilai, tidak ada yang pernah berubah dari Sang Mantan Danjen Kopassus dia kenal sejak dulu sampai sekarang.

“Makanya ketemu Pak Prabowo sering bertanya ke saya pribadi. ‘Fahri kamu lihat saya ini ada perubahan enggak sejak kamu kuliah dulu?’ Saya bilang enggak ada, dari dulu gayanya begitu,” bebernya.

Bukan hanya itu, Fahri juga menilai kalau Capres 02 itu memang dari dulu memiliki pendirian yang sama. Lantaran, di lingkungan era Presiden Soeharto sendiri dia coba disingkirkan.

Bahkan, di zaman Presiden BJ Habibie, lanjut Fahri, Prabowo diadu domba dengan Habibie.

“Saya kirim pesan yang sangat keras kepada Pak Habibie, ‘Pak Habibie, tolong ulang rekonstruksi yang terjadi ketika masa bapak jadi presiden. Bapak diadu.’ Dan seterusnya-seterusnya,” Pungkas Wakil DPR, Fahri Hamzah.

via Cerita Fahri Hamzah Soal Prabowo, Fahri: Pendirian Prabowo Tetap Sama

credit by #913

Anies Berikan Sinyal Dukungan Ke Sandiaga Uno

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi masukan kepada Calon Wakil Presien 02, Sandiaga Salahuddin Uno untuk persiapan debat ketiga Pilpres 2019. Untuk Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, masukan Anies itu adalah sinyal dukungan untuk jagoan mereka.

“Masukan Pak Anies juga secara psikologis menunjukkan adanya dukungan kepada paslon 02,” imbuh juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman, pada Jumat (01/03/2019).

Anies Berikan Sinyal Dukungan Ke Sandiaga Uno
Anies Berikan Sinyal Dukungan Ke Sandiaga Uno

Juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman mengaku tidak tahu masukan dari Anies untuk Sandiaga. Yang pasti, Habiburokhman mengatakan Anies memiliki kapasitas di bidang pendidikan.

Anies sendiri mengaku bahwa Sandiaga menanyakan mengenai kebijakan pendidikan.

“Secara detail saya belum tahu, tapi yang jelas Pak Anies memang punya kapasitas di bidang pendidikan. Beliau bukan hanya pernah menjabat sebagai menteri, tapi sudah berkarier puluhan tahun sebagai tenaga pendidik,” urai politikus Partai Gerindra itu.

Kemudian, dalam pandangan Juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN itu, masukan yang diberikan oleh Anies adalah kinerja tambahan untukSandiaga jelang debat ketiga Pilpres yang akan mempertemukan Cawapres.

“Jadi Pak Sandi seolah mendapat energi tambahan dari Pak Anies,” pungkasnya.

via Anies Berikan Sinyal Dukungan Ke Sandiaga Uno

credit by #913

Kupas Sumbangan Prabowo-Sandi Mencapai Miliaran

Sumbangan untuk Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno terus mengalir baik dari perorangan alias dari beberapa kelompok. Beberapa sumbangan berbagai macam-macam mulai dari ribuan hingga miliaran rupiah.

Mantan Gubernur DKI Jakarta menuturkan, sambutan masyarakat untuk berapartisipasi dalam perjuangan Paslon 02 Prabowo-Sandi semakin membesar.

Kupas Sumbangan Prabowo-Sandi Mencapai Miliaran
Kupas Sumbangan Prabowo-Sandi Mencapai Miliaran

“Sumbangan masyarakat tidak hanya berbentuk uang tapi juga urunan untuk membiayai kegiatan bersama paslon, untuk sewa tenda, sewa panggung sederhana, tentunya semua butuh biaya,” ungkap Sandiaga Uno.

Berikut ini sumbangan yang terus mengalir seperti ombak tsunami ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dibeberkan sudah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta diunggah di situs KPU periode 23 September 2018 hinggal 1 Januari 2019.

Paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak pernah mempermasalahkan nominal sumbangan dari para relawannya. Beberapa jumlahnya akan diterima. Dalam situs resmi KPU sudah tercatat sumbangan dana kampanye dari periode 23 September 2018 hingga 1 Januari 2019 totalnya sangat bermacam-macam.

Ada yang memberikan sumbangan hanya Rp 40.000 serta Rp 90.000. Ada juga atas nama Kurniati Pelupessy, Samsul Bachri Somole, Ibnu Chaldun Gegy Gamal Surya, masing-masing dari mereka menyumbang Rp 100.000.

Ada juga yang menyumbang sebesar Rp 212.000 atas nama Nena Andriana, sampai ada sumbangan dari Komunitas Tukang Becak Ponorogo sebesar Rp 873.000.

Sumbangan juga terus mengalir dalam jumlah jutaan rupiah baik dari perorangan atau dari kelompok. Contoh sumbangan dari Komunitas Masyarakat Santri sebesar Rp 10.100.000. Ada dari Aliansi Mahasiswa Semarang senilai Rp 9.955.000. Ada juga yang menyumbang Rp 2.137.500 dari kelompok Emak-Emak Sumenep.

Sumbangan dari perorangan juga tak kalah banyak. Ada yang menyumbang Rp 5.000.000 atas nama Ray Rahadian Rayendramata. Ada dari Muhtar Bejo senilai Rp 8.000.000.

Dengan demikian, partai koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Partai Gerindra menyumbang Rp 280.000.000 dalam bentuk jasa berupa cetak buku paradosk 10.000 pcs. Masih dalam bentuk jasa, Gerindra menyumbang Rp 959.942.500 untuk launching gerakan emas I

 

via Kupas Sumbangan Prabowo-Sandi Mencapai Miliaran

credit by #913

Prabowo-Sandi Dapat Dana Kampanye Capai Rp 134 M

Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Thomas A Muliatna Djiwandono mengatakan, penerimaan dana kampanye Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sejak 23 September 2018- 26 Februari 2019. Thomas menuturkan, jumlah penerimaan dana kampanye Paslon 02 Prabowo-Sandi mencapai Rp 132 miliar.

“Penerimaan 134 miliar, dibagi menjadi sumbangan dari sandi 72 persen di angka 95,4 miliar, sumbangan prabowo 36,45 miliar atau 28 persen,” ucap Thomas saat di Media Center Prabowo-Sandiaga, Rabu (27/02/19).

Bukan hanya jumlah pengeluaran kampanye yang mencapai Februari Rp 116,8 miliar. Dia menilai pengeluaran paling besar terdapat pada pengeluaran untuk aktivitas lain-lain yang jumlahnya mencapai Rp 35,9 miliar.

“Kegiatan lain adalah semua yang terkait dengan kampanye Prabowo-Sandiaga. di sini yang paling besar teritori dan jaringan Rp 16,83 miliar, sosial kemasyarakatan 32 persen,” katanya.

Prabowo-Sandi Dapat Dana Kampanye Capai Rp 134 M
Prabowo-Sandi Dapat Dana Kampanye Capai Rp 134 M

Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) itu menuturkan, hal menarik lainnya nampak pada total penerimaan sumbangan dari pihak lain. Dia mengungkapkan jumlahnya hingga saat ini mencapai Rp 923 juta.

“Sumbangan yang kita terima dari masyarakat secara langsung. Bisa dilihat besar sekali peningkatannya terkait kegiatan Sandi di lapangan. Karena itu kami ingin garis bawahi momentum itu sangat besar, sangat kami apresiasi dari grafik tersebut,” bebernya.

Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said menanggapi positif berhubungan dengan peningkatan grafik tersebut. Dia mengatakan, peningkatan tersebut memperlihatkan adanya kontribusi yang dilakukan oleh masyarakat dalam setiap aktivitas Paslon 02, Prabowo-Sandi.

“Ini refleksi momentum telah terbentuk. Aliran kontribusi tidak hanya uang, tapi juga pemikiran. semakin hari jumlah massanya makin besar. Mudah-mudahan ini terefleksi dalam survei elektabilitas,” paparnya.

Hal seiring dengan juga disampaikan oleh Cawapres 02 Sandiaga. Dia melihatkan di setiap kunjungannya, semakin hari semakin terlihat antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi.

“Mulai Sukaharjo, Tegal, Palangkaraya, Madiun. Ini sekelumit dari kegiatan yang bisa disokong masyarakat. Lebih banyak lagi sebetulnya baik dalam amplop, kotak, ataupun mereka membantu urunan dalam kegiatan itu sendiri. Karena kegiatan memakan biaya, mereka urunan pasang tenda dan lain-lain sangat sederhana,” beber pungkas Cawapres 02 Sandiaga Uno.

via Prabowo-Sandi Dapat Dana Kampanye Capai Rp 134 M

credit by #913

Prabowo Subianto Dapat Dukungan Deras Dari Tokoh-Tokoh Madura

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Calon Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto menyatakan mendapat banyak dukungan dari tokoh-tokoh Madura sejak Pilpres 2014.

“Madura ini lain dari yang lain. Saya merasa dekat dengan tokoh-tokoh Madura sejak dulu. Bahkan di Pilpres 2014 lalu, ulama dan tokoh Madura juga mendukung saya. Cuma saya kalah karena kurang pintar waktu itu. Dan mungkin karena terlalu jujur,”  imbuh Capres 02  disambut gelak tawa hadirin.

Sebelum hal itu, pada Selasa (26/02/2019), Ketum Partai Gerindra itu berada di Sumenep untuk melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Assaddad, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten. Dalam sambangannya ke pondok pesantren asuhan KH Thaifur Ali Wafa, Prabowo naik helikopter dan turun di lapangan Ambunten. Usai itu, lanjut menggunakan kendaraan pribadinya menuju lokasi untuk bersilaturahmi dengan para alim ulama, tokoh masyarakat serta para pendukung di Sumenep.

Prabowo Subianto Dapat Dukungan Deras Dari Tokoh-Tokoh Madura
Prabowo Subianto Dapat Dukungan Deras Dari Tokoh-Tokoh Madura

“Saya memutuskan untuk terjun ke dunia politik, karena ingin memperbaiki yang salah. Saya memutuskan untuk terjun lamgsung ke rakyat, meminta mandat dari rakyat Indonesia. Saya bertekad membentuk pemerintah yang bersih, anti korupsi, dan memberantas kemiskinan sampai ke akar-akarnya,” kicau tegas Prabowo Subianto.

Kemudian dia mengatakan, elite bangsa Indonesia selama puluhan tahun menutup-nutupi dari rakyat. Ada pun sistem perekonomian yang salah. Akibatnya, tidak mungkin Indonesia sejahtera, serta tidak mungkin Indonesia adil dan makmur.

“Minimal saat ini kita mulai pekerjaan suci dan perjalanan sulit ini. Karena itu saya dekat dengan ulama, minta didoakan supaya bisa memperbaiki yang tidak benar. Saya berjanji akan mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi,” ucapnya.

via Prabowo Subianto Dapat Dukungan Deras Dari Tokoh-Tokoh Madura

credit by #913

Masyarakat Banjiri Prabowo Subianto Berkunjung Ke Jawa Timur

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memiliki agenda menyapa para rakyat Jawa Timur masih terus berlanjut. Kali ini, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengunjungi Kabupaten Gresik. Kehadiran Prabowo di Gresik disambut sangat militan ribuan masyarakat  rela berhimpit-himpitan dan realwan Koalisi Adil Makmur.

Dihadapan ribuan masyarakat dan realwan. Capres 02 mengapresiasi kemandiran mereka dalam berjuang mendukung dirinya serta Sandiaga Salahuddin Uno dalam ikhtiar memperbaiki bangsa Indonesia ini.

“Kami melihat semangat kalian begitu besar. Kalian bikin kaos sendiri, bikin poster sendiri, bikin spanduk dan baliho sendiri. Saya yakin, meski tak banyak baliho di jalanan, baliho Prabowo-Sandi ada di hati rakyat,” tutur Prabowo Subianto saat di Gress Mall GKB, Kebomas, Gresik, Jawa Timur, Senin (25/02/2019).

Kemuadian Prabowo menuturkan, perjuangan untuk mengubah masa depan bangsa akan ditentukan pada 17 April 2019 mendatang. Lantaran, Mantan Danjen Kopassus itu memiliki pesan untuk masayarakat dan pendukungnya agar lebih gempar dalam mengkampanyekan visi misi serta program Adil Makmur yang sudah diusung oleh Paslon 02, Prabowo-Sandi.
 Masyarakat Banjiri Prabowo Subianto Berkunjung Ke Jawa Timur
Masyarakat Banjiri Prabowo Subianto Berkunjung Ke Jawa Timur

“Tinggal 51 hari lagi, sekarang saya minta kalian kembali ke rumah masing-masing, kembali ke kampung masing-masing, kemudian ajak semua kerabat, saudara, teman. Beri tahu bahwa ini saatnya kita mengambil alih kedaulatan kita sendiri,” tegas Capres 02.

Kepada rakyat Gresik, Prabowo bersumpah akan menggunakan jabatannya untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia serta memastikan rakyat Indonesia hidup makmur dan aman.

Kemudian, Capres 02 ini sambil menagan air matanya memanjatkan dao dan memohon kepada Allah SWT untuk diberikan kekuatan dan kelancaran dalam berjuang dan memberla kepentingan negara dan bangsa Tanah air ini.

“Ya Allah, beri kepada saya kekuatan untuk membela rakyat, untuk mewujudkan keadilan di republik ini, mewujudkan kemakmuran untuk rakyat, supaya tidak ada orang kesusahan, supaya tidak ada orang kelaparan di republik ini, ya Allah hanya itu yang aku minta ya Allah,” doa Prabowo di depan ribuan warga Gresik.

via Masyarakat Banjiri Prabowo Subianto Berkunjung Ke Jawa Timur

credit by #913

Pendukung Sangat Militan Menyerbu Prabowo Subianto Terutama Emak-Emak Di Medan

Ketua Umum Partai Gerindra dan Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sangat tidak menyangka atas sambutan militan para ibu-ibu di Kota Medan banyak yang mengaguminnya.  Mantan Danjen Kopassus hadir ke Medan dalam kegiatan safari politik di Regale  International Convention Centre, Jalan Adam Malik, pada Sabtu (23/02/2019).

“Emak-emak sekalian yang saya cintai. Wah gawat ini emak-emaknyanya banyak banget,” ucapnya dari atas Podium.

Kemudian, di ruangan ini pendukung Capres 02 didominasi kaum ibu-ibu. Dan muda-mudi sampai pensiunan TNI juga ikut hadir.

Ketua Umum Partai Gerindra tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Dan dia menaiki sebuah mobil Toyota Alphard serta sengaja menampakan diri dari atap mobil.

Pendukung Sangat Militan Menyerbu Prabowo Subianto Terutama Emak-Emak Di Medan (faktaid.com)
Pendukung Sangat Militan Menyerbu Prabowo Subianto Terutama Emak-Emak Di Medan

Para pendukung sangat militan meneriakkan namanya. Dan Prabowo memberikan senyuman tangannya sesekali memberikan hormat serta salam dua jari khas mereka.

Setibanya di pintu masuk, para pendukung terdengar histeris dan mencoba meraih tangan Prabowo. Terutama kaum ibu-ibu, mereka rela berhimpit-himpitan supaya mampu berjabat tangan oleh Capres 02.

Dalam acara tersebut, ribuan pendukungnya yang hadir. Di dalam ruangan begitu sesak. Bahkan, beberapa kali ibu-ibu yang duduk di kursi melempar protes. Dan mereka tak bisa melihat Capres 02 lantaran ada pendukung yang berdiri di kawasan depan.

Mantan Danjen Kopassus pun membalas dengan menyapa para pendukungnya. Dia terlihat sangat kaget atas sambutan para kaum ibu-ibu di Kota Medan.

“Saya ini mantan prajurit komando. Kalau nggak malu saya tadi sudah teriak. Kasih tangan kencang banget. Apalagi emak-emaknya. Tadi ada yang tarik-tarik baju saya. Lho, lho, lho, tumben. Saya kewalahan,” kicau Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan tersebut, pada pendukung juga dibagikan buku yang ditulis dan dirilis oleh Ketum Partai Gerindra.  Di dalam buku itu tercantum semua pemikirannya. Mantan Danjen Kopassus mengakhiri orasinya dengan guyonan.

“Kita dulu di tentara, paling malas dengarin tausiah panjang-panjang. Betul? Coba itu yang mantan tentara. Kalau saya kasih pengarahan itu sudah celingak-celinguk. Ini breafing komandan ini kok panjang-panjang. Ini saya mau kasih pengarahan pendek-pendek kalian tidak boleh,” pungkasnya.

via Pendukung Sangat Militan Menyerbu Prabowo Subianto Terutama Emak-Emak Di Medan

credit by #913

Terkait Perubahan Iklim, Benarkah Prabowo Pindahkan Ibu Kota?

Ketua Umum Partai Gerindra dan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu warga Tionghoa di Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan, pada Jumat (22/02/19) malam.

 

Bahkan, di hadapan sekitar 1.500 undangan, Eks Jenderal Kopassus itu menyampaikan pandangan soal politiknya. Dan penyampaian tersebut di antara materi yang dikatakannya, Prabowo mengingatkan beberapa tantangan bangsa ke depan semacam perubahan iklim.

 

“Selanjutnya tantangan kita adalah perubahan iklim. Perubahan iklim yang akan mengakibatkan permukaan air laut naik,” ungkap Prabowo Subianto.

Kemudian, perubahan iklim tersebut sudah diperkirakan akan berdampak permukaan air laut naik sampai 5 meter di nusantara.

“Jadi bisa dibayangkan kita yang hidup di pantai-pantai. Kalau memang benar 5 meter naik, saya kira repot. Jangan-jangan Istana Merdeka nanti bisa banjir. Mungkin harus berpikir memindahkan ibu kota. Mungkin,” imbuhnya.

 

Terkait Perubahan Iklim, Benarkah Prabowo Pindahkan Ibu Kota?  (faktaid.com)
Terkait Perubahan Iklim, Benarkah Prabowo Pindahkan Ibu Kota?

Sambungnya, pernyataan tersebut bisa dijadikan bahan berita wartawan.

“Wartawan langsung dapat satu, besok HL, Prabowo ingin memindahkan ibu kota. Benar kan? Ini sudah senyum-senyum wartawan, dapat berita. Tapi itu enggak apa-apa, karena itu tugasmu. Kalau kau pulang malam ini tak dapat berita pasti kau dimarah-marahi pemimpin redaksi. Saya bantu Anda,” sambungnya disambut tawa hadirin.

“Ibu kota mungkin banjir, Istana Merdeka kebanjiran, bukan Prabowo, yang bicara PBB. Ini sangat-sangat serius saudara-saudara. Saya bisa kasih peta yang beredar di dunia sekarang, daerah-daerah mana yang terkena,” lanjut Capres 02.

Tidak hanya itu, dia menuturkan saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami mengjar waktu tidak bisa bersantai-santai. Seharusnya, seluruh elemen harus bersatu serta bekerja keras untuk menghadapi tantangan tersebut.

Ketua Umum Gerindra tiba di Sumut, Jumat (22/2) petang. Selain bertemu warga Tionghoa, dia juga dijadwalkan bertemu sejumlah elemen masyarakat di Balai Pertemuan Regale, Jalan H Adam Malik, Medan, Sabtu (23/2), sebelum bertolak kembali melalui Bandara Kualanamu. 

via Terkait Perubahan Iklim, Benarkah Prabowo Pindahkan Ibu Kota?

credit by #913

Menristek Coblos Bukanlah Satu, BPN Prabowo-Sandi: Pilihlah Sesuai Hati Nurani

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menilai ada yang salah dengan pesan politik Menristek Dikti, M Nasir mengenai coblos satu, bukanlah dua.  BPN menilai apa yang dilakukan oleh Nasir itu sangat melanggar hukum.

“Inilah. Saya kira menteri-menteri ini, kalau mau jadi menteri lagi boleh, tapi jangan melanggar aturan, undang-undang. Pejabat negara itu nggak boleh itu bagian dari kampanye,” tutur juru debat BPN Ahmad Riza Patria saat di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (21/02/2019).

“Mendagri salah, Menristek Dikti salah, Menaker salah. Kalau dia ingin sampaikan (kampanye), di luar jam kantor,” ungkap Juru Debat BPN.

Kemudian, Juru Debat BPN membandingkan pemerintahan saat ini dengan sebelumnya. Dia mengatakan tak ada hal semacam saat ini dalam pemerintahan sebelumnya, yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menristek Coblos Bukanlah Satu, BPN Prabowo-Sandi: Pilihlah Sesuai Hati Nurani (faktaid.com)
Menristek Coblos Bukanlah Satu, BPN Prabowo-Sandi: Pilihlah Sesuai Hati Nurani

“Bayangkan zaman Pak SBY sama Pak Jokowi. Jangankan menterinya, Pak SBY aja yang ingin dua kali (periode) ketika itu tidak pernah sampaikan statement terkait pilpres dan kampanye di Istana atau kementerian. Tapi periode Pak Jokowi, banyak menteri-menteri enteng,” urai Ahmad Riza.

Sebelumnya, Menristek Dikti mengajak para dosen dan mahasiswa untuk menggunakan hak suaranya dengan mencoblos calon presiden pilihan masing-masing sesuai dengan hati nurani. Dan dia meminta mereka untuk tidak golput, yaitu deengan mencoblos kedua pasangan capres-cawapres akan mengakibatkan batalnya penghitungan suara.

“Silakan Anda memilih sesuai dengan hati nurani saudara. Oleh karena itu, jangan sampai di dalam hal ini jangan coblos dua, kalau dicoblos dua, batal itu namanya nanti ya,” tutur Nasir di depan mahasiswa saat peluncuran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-24 di Lapangan Puputan Renon Denpasar, Kamis (21/2).

“Dicoblos satu saja, coblos satu saja supaya benar. Kami mengajak 17 April 2019 manfaatkan dengan baik jangan sampai salah, Anda punya hak pilih, silakan pilih dengan baik,” lanjutnya.

via Menristek Coblos Bukanlah Satu, BPN Prabowo-Sandi: Pilihlah Sesuai Hati Nurani

credit by #913

BPN Prabowo-Sandi Nilai Serangan Lawan Soal Lahan Prabowo Subianto Suatu Blunder

Juru bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman mengatakan serangan yang disampaikan oleh capres petahana kepada capres nomor urut 02 Prabowo Subianto merupakan suatu blunder.

Jubir Direktorat Advokasi BPN itu menanggapi pernytaan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengatakan penguasaan lahan Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh tidak menyalahi aturan.

BPN Prabowo-Sandi Nilai Serangan Lawan Soal Lahan Prabowo Subianto Suatu Blunder (faktaid.com)
BPN Prabowo-Sandi Nilai Serangan Lawan Soal Lahan Prabowo Subianto Suatu Blunder

“Jadi terbukti itu blunder, peluru hampa yang dilontarkan ke Pak Prabowo,” ucap  Habiburokhman saat ditemui di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Dilihat dari pandangannya, serangan petahana itu bersifat pribadi untuk menyerang pribadi Capres 02 itu.

Politisi Partai Gerindra itu melanjutkan dengan tegas, bahwa tanah itu dimiliki oleh perusahaan Mantan Danjen Kopassus itu dan bukan secara pribadi.

Alasan lain yang mendasari Habiburokhman mengatakan serangan tersebut merupakan blunder terkait konteks prinsip.

Dan dia mengatakan, klaim yang dikatakan oleh Jusuf Kalla membantah anggapan yang timbul bahwa Cketum Gerindra itu seolah-olah adalah sosok yang serakah.

“Ketiga dalam konteks prinsip seolah-olah Pak Prabowo dimunculkan menjadi sosok yang serakah, dan lain sebagainya, kan dibantah Pak Jusuf Kalla,” tuturnya.

“Misalnya menguasai lahan secara tidak sah dan sebagainya, nah itu dibantah Pak Jusuf Kalla,” lanjutnya.

Sebelum dari hal itu, Capres 02 disebut memiliki lahan seluas ratusan ribu hektare di Kalimantan Timur danAceh. Klaim tersebut disampaikan oleh Capres petahana dalam debat kedua capres pada Minggu 17 Februari malam.

Petahana mengatakan, Prabowo Subianto memiliki lahan di Aceh Tengah seluas 120.000 hektar dan di Kalimantan Timur seluas 220.000 hektar. Data itu sudah diketahui oleh Ketum Partai Gerindra. Tetapi dia mengaku hanya memiliki hak guna usaha (HGU). Maka, tanah itu milik negara.

“Itu benar, tapi itu HGU (hak guna usaha), itu milik negara. Setiap saat negara bisa ambil kembali. Kalau untuk negara, saya rela kembalikan itu semua,” imbuh Prabowo Subianto.

Lanjut, Jusuf Kalla menuturkan Prabowo Subianto memiliki hak penguasaan lahan berupa Hak Guna Usaha (HGU) melalui mekanisme yang sudah dilegalkan oleh undang-undang.

“Bahwa Pak Prabowo memang menguasai tapi sesuai undang-undang, sesuai aturan, apa yang salah?” tanya Jusuf Kalla saat di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Dan Jusuf Kalla juga mengakui kalau dirinya ikut menyetujui penjualan Hak Guna Usaha (HGU) lahan yang sudah dikuasai oleh Mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

via BPN Prabowo-Sandi Nilai Serangan Lawan Soal Lahan Prabowo Subianto Suatu Blunder

credit by #913