Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menyebut pasangan calon nomor urut 02 akan berpijak pada realitas keadaan Indonesia pada debat terakhir Sabtu (13/04/2019). Terutama yang akan diamati yaitu pertumbuhan ekonomi pada era pemerintahan saat ini yang hanya lima persen.
“Kalau pertumbuhan lima persen, ya, presiden tidur aja sama kabinetnya. Kalau perlu, nggak usah bentuk kabinet, cukup presiden aja duduk-duduk di kantor itu udah lima persen,” beber Fadli Zon di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (09/04/2019).

Lantas, sebagai aktivis ekonomi dan pengusaha, Anggota Dewan Pengarah BPN itu meyakini sosok Sandiaga Uno bisa mengubah pertumbuhan ekonomi. Sandiaga Uno pun dinilai akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk puluhan ribuan masyarakat.
“It’s proved, bukan teori-teori lagi. Kalau Pak Jokowi kan jualannya kartu, kartu-kartu itu kan saya pikir jualan yang tidak laku ya dan menghina akal sehat,” kritiknya.
Wakil ketua umum Partai Gerindra itu mengaku merasa belum ada persiapan matang atau khusus jelang debat kelima yang akan dilaksanakan pada Sabtu (13/04/2019) nanti karena masih fokus kampanye terbuka. Dengan demikian, Fadli Zon menganggap keduanya sudah mengetahui kondisi di rakyat dan apa yang akan dilakukannya.
“Koordinasi sebentar saja sudah kloplah,” kicau Fadli.
Kemudian, Fadli Zon yakin Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mampu tampil prima. Apalagi yang dikatakannya, ekonomi juga menjadi faktor utama kekuatan Prabowo Subianto.
“Insya Allah yakin. Pak Prabowo sudah hafal angka-angka itu,” tandasnya.
via Debat Kelima, BPN: Prabowo-Sandi Amati Pertumbuhan Ekonomi
credit by #913








